Sabtu, 26 Februari 2011

CARA MEMATIKAN MOTOR BANTU DENGAN TURBO


1.     JANGAN MEMATIKAN MOTOR BANTU SEKETIKA PADA WAKTU MESIN MASIH PANAS (BARU DIBEBANI).
2.     PINDAHKAN BEBAN LISTRIK DARI MOTOR BANTU YANG AKAN DIMATIKAN KE MOTOR BANTU LAIN.
3.     JALANKAN MOTOR BANTU YANG AKAN DIMATIKAN TANPA BEBAN SAMA SEKALI UNTUK BEBERAPA MENIT SAMPAI TEMPERATUR GAS BUANG MAUPUN TEMPERATUR AIR PENDINGIN SUDAH TURUN         (± 2000 C & 600 C).
INGAT: JANGAN SEKALI – SEKALI MENURUNKAN PUTARAN DARI PUTARAN PENDINGINAN SEPERTI TERSEBUT DI ATAS. TEMPERATUR PASTI TURUN BILA TANPA BEBAN.
4.     BILA TEMPERATUR SUDAH TURUN, BARU MOTOR BOLEH DIMATIKAN.


MENGAPA HAL – HAL TERSEBUT DI ATAS PERLU DILAKUKAN ?

1.     BILA MOTOR BANTU LANGSUNG DIMATIKAN DALAM KEADAAN MASIH PANAS, PELUMASAN OLIE KE TURBO LANGSUNG BERHENTI, PADAHAL AS TURBO MASIH MEMPUNYAI PUTARAN SISA NAMUN TIDAK ADA PELUMASAN LAGI KE BEARING TURBO DAN TIDAK ADA MEDIA PENDINGIN DI TURBO (OLIE JUGA BERFUNGSI SEBAGAI MEDIA PENDINGIN).
2.      MENGINGAT SEMUA GENERATOR SAAT INI MENGGUNAKAN AVR (AUTOMATIC VOLTAGE REGULATOR). SYARAT MUTLAK AVR INI ADALAH MOTOR BANTU HARUS LANGSUNG PADA PUTARAN NORMAL ATAU MATI SAMA SEKALI. BILA PUTARAN MOTOR BANTU TIDAK PENUH, MAKA AVR AKAN BERUSAHA SECARA AUTOMATIS UNTUK MENGHASILKAN VOLTAGE SESUAI KETENTUAN, NAMUN MENGINGAT PUTARAN MESIN BELUM CUKUP AKIBATNYA AVR AKAN RUSAK (KOMPONEN – KOMPONENNYA TERBAKAR) DI LUAR BATAS KEMAMPUANNYA.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar